RUANGBICARA.co.id – Menjelang momentum Hari Raya Idulfitri 2026, pergerakan harga emas batangan justru menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan 19 Maret 2026 tercatat mengalami koreksi tajam.
Hal ini memberikan dinamika tersendiri bagi masyarakat yang kerap menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai sekaligus kebutuhan musiman jelang Lebaran. Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp53.000 menjadi Rp2.943.000 per gram.
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Harga Cabai hingga Ayam Meroket, IKAPPI: Puncaknya Segera Tiba
Penurunan ini semakin menjauhkan posisi harga dari rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat menyentuh Rp3.168.000 per gram pada akhir Januari 2026. Koreksi tajam ini mencerminkan adanya tekanan pasar, di tengah fluktuasi global dan perubahan sentimen investor.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga mengalami penurunan lebih dalam. Harga buyback tercatat anjlok Rp83.000 menjadi Rp2.665.000 per gram. Kondisi ini menandakan melemahnya daya tarik jangka pendek bagi investor yang ingin melakukan realisasi keuntungan.
Harga emas jelang Lebaran ini menjadi menarik, mengingat biasanya permintaan terhadap logam mulia cenderung meningkat seiring kebutuhan masyarakat, baik untuk investasi maupun sebagai hadiah. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti pergerakan harga emas global dan nilai tukar masih menjadi penentu utama arah harga domestik.
Dengan dinamika tersebut, masyarakat dihadapkan pada pilihan strategis, memanfaatkan penurunan harga sebagai momentum membeli, atau menahan diri sambil menunggu stabilitas pasar. Yang jelas, pergerakan harga emas menjelang Lebaran tahun ini menjadi pengingat bahwa instrumen investasi sekalipun tetap dipengaruhi oleh volatilitas pasar yang tidak bisa diabaikan.
Berikut daftar lengkap harga terbaru emas Antam per 19 Maret 2026:












