Dalam survei Litbang Kompas menunjukkan bahwa 90,9 persen responden idak setuju mantan napi korupsi maju sebagai caleg dalam Pemilu.
Tak hanya itu, mereka mendesak KPU untuk segera mengumumkan nama-nama bakal caleg yang memiliki status mantan koruptor di semua tingkatan legislatif.
Daftar 12 Caleg Mantan Terpidana Korupsi
Berikut adalah 12 bakal caleg mantan narapidana kasus korupsi yang diungkapkan oleh ICW:
- Abdillah (Nasdem, Sumatera Utara I) – Kasus Korupsi Dana APBD dan Mobil Pemadam.
- Abdullah Puteh (Nasdem, Aceh II) – Korupsi Pembelian Helikopter saat Menjabat Gubernur.
- Susno Duadji (PKB, Sumatera Selatan II) – Terlibat dalam Korupsi Pilkada Jawa Barat 2009.
- Nurdin Halid (Golkar, Sulawesi Selatan II) – Kasus Korupsi Distribusi Minyak Goreng Bulog.
- Rahudman Harahap (Nasdem, Sumatera Utara I) – Terkait Korupsi Dana Tunjangan Desa Tapanuli Selatan.
- Al Amin Nasution (PDI-P, Jawa Tengah VII) – Menerima Suap Terkait Alih Fungsi Hutan di Bintan.
- Rokhmin Dahuri (PDI-P, Jawa Barat VIII) – Kasus Korupsi Dana Departemen Kelautan dan Perikanan.
- Patrice Rio Capella (Caleg DPD-Bengkulu 10) – Menerima Gratifikasi Terkait BUMD di Sumut.
- Dody Rondonuwu (Caleg DPD Kalimantan Timur) – Terlibat Kasus Korupsi Dana Asuransi Anggota DPRD Kota Bontang.
- Emir Moeis (Caleg DPD Kalimantan Timur) – Kasus Suap Proyek PLTU di Tarahan, Lampung.
- Irman Gusman (Caleg DPD Sumatera Barat) – Terkait Suap dalam Impor Gula oleh Perum Bulog.
- Cinde Laras Yulianto (Caleg DPD Yogyakarta) – Kasus Korupsi Dana Purnatugas Rp3 Miliar.







