Selaras
Lebih lanjut, dukungan pemerintah meliputi efisiensi energi, kebijakan fiskal, hingga penerapan Standar Industri Hijau. Kebijakan ini selaras dengan target nasional menuju net-zero emission pada 2050.
Melalui forum WCTF 2025, Indonesia tidak hanya memamerkan inovasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi global. “Kami mengundang para pelaku industri dunia untuk bersama membangun industri keramik yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” ujar Taufiek.
Dengan dukungan kebijakan pemerintah, lonjakan investasi, serta adopsi teknologi modern, Indonesia kini berada di jalur tepat untuk mendongkrak potensi industri keramik nasional menuju posisi empat besar dunia. Selain itu, langkah ini sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok global.






