-
Waktu Pelaksanaan
Salat dilakukan pada hari Rabu terakhir bulan Safar, biasanya setelah Magrib atau Isya. -
Jumlah Rakaat
Dikerjakan sebanyak empat rakaat dengan dua kali salam, yaitu setiap dua rakaat sekali salam. -
Niat Salat
Niat yang dibaca dalam hati:
“Ushalli sunnatal Rabu’il-Ākhir rakataini lillāhi ta‘ālā.”
(Aku niat salat sunnah Rabu terakhir dua rakaat karena Allah Ta’ala). -
Bacaan dalam Salat
- Rakaat pertama: Surah Al-Kafirun.
- Rakaat kedua: Surah Al-Ikhlas.
- Rakaat ketiga: Surah Al-Falaq.
- Rakaat keempat: Surah An-Nas.
Doa Setelah Salam
Setelah salam, dianjurkan membaca doa khusus penolak bala:
اللَّهُمَّ اصْرِفْ عَنَّا شَرَّ مَا نَزَلَ فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Artinya:
“Ya Allah, jauhkanlah dari kami keburukan yang turun pada hari ini dan keburukan yang akan turun setelahnya, wahai Tuhan semesta alam.”
Selain doa tersebut, umat juga dianjurkan memperbanyak istighfar, membaca sholawat, serta berdoa sesuai kebutuhan masing-masing.
Lebih dari sekadar tradisi, salat Rebo Wekasan memiliki makna spiritual yang dalam bagi masyarakat yang menjalaninya. Amalan ini menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan takdir Allah.
BACA JUGA: Sri Mulyani Tegas Bantah Sebut Guru Beban Negara, Tapi Kolom Komentar IG Ditutup
Karena itu, musibah bisa datang kapan saja, namun doa dan salat diyakini menjadi benteng spiritual untuk memperkuat tawakal. Dengan demikian, umat dapat menumbuhkan rasa optimisme dalam menjalani kehidupan sehari-hari.






