Duo centre back Idzes -Diks terlihat padu dan menawan menjaga kotak 12 pas. Sementara lini tengah yang dipandu Tom Haye, Pelupessy dan Kambuaya punya determinasi dalam menguasai lini vital.
Dengan kata lain, dari lini belakang sampai tegah, Indonesia masih aman.
Masalah muncul ketika goal getter Ole Romeny tidak ada. Indonesia bagai kehilangan sentuhan magisnya di depan. Meski kini Ole akan bermain, saya meragukan kemampuannya akan tampil 100 persen. Dalam posisi ini kita masih berharap hadirnya Miliano Jonathan dan Ragnar Oratmangoen akan mampu memberi jawaban.
Ibarat di Chelsea dulu, kala Drogba terkunci, ada Arjen Robben atau Eden Hazard yang memberi jawaban.
Absennya Emil Audero di bawah mistar, tentu kehilangan besar bagi skuad Garuda. Marten Paes memang paling cocok menggantikannya. Tapi rasanya Emil masih lebih baik.
BACA JUGA:Â Awas, Ini Taktik Mematikan Herve Renard yang Bisa Bikin Patrick Kluivert Pusing
Ingat ini adalah momentum yang bisa diraih Garuda. Kemenangan lawan Arab Saudi adalah pembuka jalan menuju Piala Dunia 2026. Akankah mimpi Indonesia berlaga di event sepakbola dunia jadi kenyataan? Atau jangan-jangan mimpi itu sudah terbeli?
Oleh: Juergen Rusli (Pemerhati Sepakbola)












