Misalnya, tidur di ruangan yang sejuk, gelap, dan tenang, serta konsisten dengan waktu tidur. Selain itu, teknik relaksasi seperti meditasi sebelum tidur juga sangat bermanfaat.
Sebaliknya, menghindari olahraga di malam hari dan makanan berat, termasuk kopi dan teh, akan membantu tidur menjadi lebih nyenyak. Tempat tidur juga sebaiknya hanya digunakan untuk tidur, bukan untuk aktivitas lain seperti menonton TV atau bermain ponsel.
Benarkah Insomnia Diturunkan Secara Genetik?
Ada juga mitos bahwa insomnia sepenuhnya disebabkan oleh faktor genetik. Menurut dr. I Gusti, ini tidak sepenuhnya benar.
Meskipun faktor genetik dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami insomnia, banyak aspek lain yang juga mempengaruhi, seperti faktor biologis, psikologis, dan sosial.
Jadi, meskipun ada riwayat keluarga dengan insomnia, tidak berarti seseorang pasti akan mengalami masalah tidur ini.
Insomnia Lebih Sering Terjadi pada Perempuan?
Insomnia lebih sering dialami oleh perempuan, dan ini adalah fakta.
Menurut dr. I Gusti, faktor hormonal berperan besar, terutama selama menstruasi atau menopause. Namun, laki-laki juga dapat mengalami insomnia, meskipun prevalensinya lebih tinggi pada perempuan.
Dampak Buruk Insomnia bagi Kesehatan
Insomnia tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.
Faktanya, insomnia dapat menyebabkan peradangan, meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, serta memperlambat kemampuan berpikir dan konsentrasi. Pada tingkat mental, insomnia sering kali berujung pada peningkatan gejala stres, kecemasan, dan depresi.
Cara Mengatasi Insomnia
Untuk mengatasi insomnia, dr. I Gusti merekomendasikan pengelolaan penyebabnya. Salah satunya adalah dengan menjaga sleep hygiene yang baik, serta mengatur pola aktivitas sehari-hari agar lebih seimbang.
Jika insomnia tetap mengganggu meskipun sudah mencoba berbagai cara, berkonsultasilah dengan dokter atau psikiater untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
BACA JUGA:Â 9 Alasan Mengapa Kopi Hitam Tanpa Gula Baik untuk Kesehatan
Insomnia memang bisa disembuhkan, namun memerlukan usaha dan kesabaran. Dengan informasi yang tepat dan dukungan medis, kualitas tidur yang lebih baik bukan lagi sekadar impian.










