-
Pendayung (40–60 orang)
-
Tukang onjai yang menjaga keseimbangan perahu
-
Tukang timbo ruoh sebagai pemberi aba-aba
-
Tukang langkah yang mengatur irama dayung
Biasanya dua jalur berlomba dalam satu lintasan sungai. Kekompakan dan kecepatan tim sangat menentukan hasil akhir. Sorak-sorai penonton di sepanjang sungai menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.
Dampak Positif
Setiap penyelenggaraan Pacu Jalur selalu menarik ribuan penonton, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Tak hanya menjadi tontonan, event ini juga membawa dampak ekonomi positif bagi sektor UMKM, hotel, hingga usaha kuliner di Kuantan Singingi.
Pemerintah daerah pun telah memasukkan Pacu Jalur ke dalam kalender wisata Provinsi Riau sebagai ajang budaya tahunan yang wajib dikunjungi.
BACA JUGA:Â Memo Viral Diduga Intervensi Sekolah, Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo Terancam Kena Sanksi?
Lebih dari sekadar olahraga, Pacu Jalur adalah simbol identitas masyarakat Kuantan Singingi. Melestarikan tradisi ini berarti menjaga warisan sejarah, budaya, serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah perubahan zaman.






