RUANGBICARA.co.id – Setelah berbulan-bulan hanya menjadi desas-desus di kalangan penggemar balap, raksasa streaming Netflix akhirnya memberikan kepastian mengenai kelanjutan serial dokumenter olahraga paling fenomenal di dunia, Formula 1: Drive to Survive (DTS) melalui unggahannya di Media sosial (22/1/2026).
Kabar ini bagaikan siraman bensin di tengah api persaingan F1 yang sedang memanas. Musim kedelapan ini diklaim akan menjadi edisi paling “brutal” yang pernah diproduksi, mengingat banyaknya drama historis yang terjadi di sepanjang musim balap 2025.
Daya tarik utama musim ini tentu saja adalah kepindahan mengejutkan Lewis Hamilton ke Scuderia Ferrari. Netflix kabarnya mendapatkan akses sangat intim mengenai bagaimana proses negosiasi tersebut terjadi hingga reaksi emosional dari Toto Wolff dan tim Mercedes. Penonton akan diajak melihat sisi manusiawi dari seorang juara dunia saat harus meninggalkan “rumah” yang telah memberinya enam gelar juara dunia.
Bukan DTS namanya jika tidak membongkar persaingan internal. Musim ke-8 akan menyoroti dinamika antara Lando Norris dan Oscar Piastri saat McLaren mulai mendominasi grid. Rekaman audio yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya saat kedua pembalap ini berebut posisi di lintasan diprediksi akan menjadi episode yang paling banyak dibicarakan.












