Pakar Ungkap 5 Masalah Utama Mudik 2025, Ini Catatannya!

Jakarta – Mudik Lebaran 2025 kembali menjadi perbincangan hangat, dengan banyak tantangan yang dihadapi oleh para pemudik dan pemerintah.

Djoko Setijowarno, pakar transportasi yang juga Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, memberikan analisis mengenai lima masalah utama yang perlu diperhatikan dalam mudik tahun ini.

Berikut ini adalah catatan penting yang harus diperhatikan:

1. Kenaikan Semu

Peningkatan jumlah pemudik menggunakan moda transportasi darat tahun 2025 masih sulit dipastikan.

BACA JUGA: Balik Lebih Cepat ke Jakarta, Vanya Pilih Disiplin Meski Mudik Tak Nyaman

Meskipun ada program mudik gratis yang melibatkan berbagai moda transportasi, seperti bus, kereta api (KA), dan kapal laut, data realisasi pemudik hanya didasarkan pada kuota yang tersedia. Hal ini membuat perencanaan dan evaluasi kebijakan mudik di masa depan menjadi sulit.

“Data pemudik yang hanya berdasarkan kuota mudik gratis membuat perencanaan untuk tahun depan kurang akurat. Sistem pendaftaran yang tidak terintegrasi menyebabkan banyak kursi kosong yang seharusnya bisa dimanfaatkan,” ujar Djoko dalam keterangan resminya, Minggu (13/4/2025).

2. Jangan dipangkas

Pemerintah harus berhati-hati dengan kebijakan efisiensi anggaran yang bisa berdampak pada keselamatan. Banyak bus mudik gratis yang tidak menjalani pemeriksaan ramp check yang memadai.

Selain itu, perawatan jalan arteri nasional juga perlu diperhatikan karena musim mudik 2026 yang lebih awal berpotensi terjadi saat musim hujan.

Djoko menekankan pentingnya anggaran pemeliharaan jalan dan keselamatan, seperti lampu penerangan jalan umum yang masih banyak yang rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed