Pemerintah Klaim Harga Pangan Ramadan Tetap Stabil, Cabai hingga Bawang Mulai Turun

Nia, pedagang sayuran di pasar tersebut, mengatakan harga cabai dan bawang kini lebih bersahabat dibandingkan pekan sebelumnya. Ia menjual cabai keriting sekitar Rp35.000 per kilogram, sementara cabai rawit berada di kisaran Rp100.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat lebih tinggi.

“Bawang putih sekarang Rp36.000. Bawang merah juga sudah turun, sekarang saya jual sekitar Rp35.000 per kilogram,” kata Nia.

Sementara itu, harga daging sapi di pasar yang sama juga relatif stabil. Karna, pedagang daging sapi, menyebut harga daging sapi lokal saat ini berkisar Rp140.000 per kilogram dengan pasokan yang sebagian besar berasal dari peternak di Pulau Jawa.

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan ketersediaan pangan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Distribusi beras SPHP dari Perum Bulog masih berlangsung di sejumlah pasar, termasuk di Pasar Johar Karawang.

Siti, salah satu pedagang mitra Bulog, mengatakan beras SPHP dijual sekitar Rp60.000 per kemasan dan cukup diminati masyarakat selama Ramadan. Selain itu, minyak goreng rakyat Minyakita juga tetap menjadi produk yang paling banyak dicari.

Secara makro, kondisi inflasi pangan masih dalam batas terkendali. Komponen volatile food pada Februari 2026 tercatat sebesar 2,50 persen secara bulanan dengan kontribusi 0,41 persen terhadap inflasi umum. Sementara inflasi pangan secara tahunan berada di level 4,64 persen, masih dalam kisaran target pemerintah sebesar 3–5 persen.

Jika dibandingkan dengan Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi tahun ini juga dinilai lebih stabil. Inflasi pangan tahunan saat Ramadan tercatat 5,48 persen pada 2022, meningkat menjadi 5,83 persen pada 2023, dan sempat melonjak hingga 10,33 persen pada Ramadan 2024.

BACA JUGA: Komitmen Andra Soni untuk Pesantren Ditagih Pelajar NU

Pemerintah menegaskan akan terus memantau dinamika harga dan distribusi pangan di berbagai daerah guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *