RUANGBICARA.co.id – Sholat gerhana bulan atau sholat khusuf merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Dalam sebuah kajian yang ditayangkan di kanal YouTube Al-Bahjah TV, ulama kharismatik Yahya Zainul Maarif atau yang lebih dikenal sebagai Buya Yahya, menjelaskan secara rinci tata cara sholat gerhana bulan beserta hukum dan keutamaannya.
Lantas, bagaimana sebenarnya tata cara sholat gerhana bulan menurut penjelasan Buya Yahya? Berikut ulasannya.
BACA JUGA:Â Ada 13 Tata Cara Sholat Tarawih di Rumah Sendirian, Simak Beserta Bacaan Niat dan Doa Lengkap
Buya Yahya menerangkan bahwa sholat gerhana, baik gerhana matahari (kusuf) maupun gerhana bulan (khusuf), termasuk salat sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan ditekankan untuk dikerjakan.
Sholat ini disunnahkan untuk dilakukan secara berjamaah. Namun demikian, tidak wajib berjamaah. Artinya, apabila seseorang tidak memungkinkan melaksanakannya di masjid atau bersama imam, maka tetap boleh mengerjakannya sendiri di rumah.
Hal ini serupa dengan sholat Idul Fitri dan Idul Adha yang juga disunnahkan berjamaah, tetapi tetap sah jika dilakukan sendirian ketika tidak sempat berjamaah.
Tidak Bisa Diqada
Dalam penjelasannya, Buya Yahya mengutip pendapat ulama klasik yang menyebutkan bahwa sholat gerhana tidak bisa diqada apabila waktunya telah berakhir.
Berbeda dengan beberapa sholat sunnah lain yang masih bisa diganti jika terlewat, sholat gerhana hanya berlaku saat fenomena gerhana berlangsung. Ketika bulan sudah kembali sempurna dan gerhana berakhir (injila kamil), maka waktu untuk memulai sholat pun selesai.
Namun, jika seseorang sudah memulai sholat ketika gerhana masih berlangsung, lalu gerhana berakhir di tengah pelaksanaan, maka sholat tetap diteruskan hingga selesai.
Tata Cara
Menurut Buya Yahya, sholat gerhana bulan terdiri dari dua rakaat, tetapi dengan tata cara yang berbeda dari sholat sunnah biasa.
Dalam setiap satu rakaat terdapat:
-
Dua kali berdiri (qiyam)
-
Dua kali rukuk
-
Dua kali sujud
Artinya, total dalam dua rakaat terdapat empat kali rukuk.
Urutannya adalah:












