Prabowo–Putin Perkuat Aliansi, Keanggotaan BRICS Buka Peluang Lonjakan Perdagangan

Lebih lanjut, sejumlah sektor strategis menjadi fokus penguatan kerja sama, di antaranya energi, antariksa, pertanian, industri, hingga farmasi. Selain itu, kerja sama di bidang pendidikan dan humaniter juga menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan kedua negara.

“Antara lain, kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang industri, serta di bidang farmasi. Kami juga memberikan perhatian besar pada kerja sama di bidang humaniter, termasuk pendidikan,” tambah Putin.

Putin juga menekankan pentingnya koordinasi kedua negara dalam forum internasional. Ia menilai keanggotaan Indonesia dalam BRICS membuka peluang baru yang lebih luas dalam memperkuat kolaborasi strategis, termasuk dengan kawasan Eurasia.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal yang sama juga dapat kita bicarakan dalam konteks kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” tandasnya.

BACA JUGA: Kramat Jati Dikepung Sampah, Alarm Keras bagi Pengelolaan Lingkungan Jakarta

Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Rusia untuk tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga mengambil peran lebih besar dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global melalui kolaborasi strategis yang semakin erat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *