Raih Listrik Indonesia Award 2026, PLN IP UBP Suralaya Tancap Gas Genjot EBT Tiga Kali Lipat

RUANGBICARA.co.id, Jakarta – PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Listrik Indonesia Award 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (22/4/2026) malam.

Dalam ajang tersebut, PLN IP UBP Suralaya berhasil meraih predikat “Top Non-IPP Company in Renewable Integration for Coal Power Plant”, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan energi baru terbarukan (EBT) pada pembangkit listrik berbasis batu bara.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Energi Baru dari Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pencapaian ini menjadi bukti nyata konsistensi PLN IP UBP Suralaya dalam mendukung arah transisi energi nasional.

BACA JUGA: Direktur PLN Arsyadany Raih Listrik Indonesia Awarding 2026

General Manager PLN IP UBP Suralaya, Burlian Prasetyo, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga pengakuan dari pihak eksternal, termasuk internasional, terhadap konsistensi perusahaan dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT).

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan UBP Suralaya dalam memperkuat kinerja pembangkitan yang adaptif terhadap arah transisi energi nasional. Melalui pengembangan inovasi dan peningkatan keandalan operasional, kami terus mendorong integrasi energi baru terbarukan agar selaras dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan sistem ketenagalistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Burlian kepada Listrik Indonesia usai acara.

Kontribusi EBT

Ia menambahkan, apresiasi yang diterima menjadi motivasi kuat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kontribusi EBT di lingkungan pembangkit Suralaya.

Menurutnya, saat ini PLN IP UBP Suralaya tengah mengejar target bauran EBT sebesar 3 persen pada tahun ini, yang selanjutnya akan ditingkatkan secara signifikan hingga tiga kali lipat pada 2030.

“Ini merupakan motivasi bagi kami untuk semakin meningkatkan bauran EBT di Pembangkit Suralaya. Untuk tahap awal, kami menargetkan 3 persen dan akan terus meningkat hingga 2030 menjadi tiga kali lipat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, PLN IP UBP Suralaya juga memperluas pengembangan hutan tanaman energi di kawasan operasionalnya. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan pasokan bahan bakar berbasis energi terbarukan sekaligus memperkuat ekosistem energi hijau di Indonesia.

Terakhir, Burlian menegaskan, capaian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh insan kelistrikan untuk semakin konsisten dalam mengembangkan EBT.

“Harapannya, apa yang kita raih malam ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk semakin berkomitmen dalam pengembangan energi baru terbarukan,” pungkasnya.

Tentang Listrik Indonesia Award

Ajang Listrik Indonesia Award sendiri diketahui merupakan bentuk apresiasi terhadap tokoh dan pelaku industri energi yang berkontribusi bagi pembangunan kelistrikan dan energi nasional. Proses penilaian dilakukan secara ketat dan objektif melalui riset mendalam serta pembahasan bersama dewan pakar dan redaksi.

Ketua Dewan Pakar Majalah Listrik Indonesia, Herman Darnel Ibrahim atau HDI, menegaskan bahwa penghargaan ini bertujuan memberikan apresiasi atas karya, inovasi, dan performa unggul para pelaku industri energi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *