Ramai-Ramai Tolak Ahli Gizi India Jadi Rujukan Program MBG

Risiko Anggaran Bocor

Di tengah perdebatan yang semakin panjang, Refly mengingatkan bahwa fokus utama yang perlu dikawal adalah anggaran MBG. Ia menilai program besar dengan sasaran jutaan masyarakat berpotensi menimbulkan risiko penyalahgunaan dana jika tidak diawasi secara ketat.

“Pertanyaannya, apakah dana yang turun bisa benar-benar sampai ke bawah? Itu yang harus dikawal,” ujarnya.

Refly menilai bahwa pemerintah tidak perlu alergi terhadap kritik, karena tujuan utama program ini tetap untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara merata.

Hingga kini, gelombang penolakan terhadap penggunaan ahli gizi India dalam program MBG masih terus menguat. Sebagian masyarakat menganggap Indonesia memiliki kapasitas ahli gizi yang cukup, sementara sebagian lainnya menilai kerja sama internasional tetap penting sepanjang dilakukan dengan selektif dan transparan.

BACA JUGA: Diduga Jadi Penyebab Keracunan MBG, Ternyata Ikan Cakalang Punya 10 Manfaat Ini

Pemerintah pun masih menyiapkan tahap implementasi penuh program MBG, sementara diskursus publik diprediksi masih akan berlanjut seiring munculnya berbagai temuan dan kritik di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *