RUANGBICARA.co.id – Pada musim ini, Detroit Pistons sangat mendominasi dan sedang berada dalam puncak performa di Wilayah Timur. Namun, di tengah performa impresif yang ditampilkan Cade Cunningham dan kawan-kawan, Pistons tidak mampu berkutik saat dikalahkan Boston Celtics dalam lanjutan ajang NBA Cup 25/26 di TD Garden pada 27 November 2025 waktu Indonesia.
Pada pertandingan tersebut, Pistons menunjukkan taringnya lewat Cade Cunningham yang tampil sangat dominan dengan membukukan 42 poin, menjadi top scorer pertandingan. Namun, nasib kurang baik menimpanya di detik krusial: Cunningham gagal menuntaskan kesempatan tiga lemparan bebas yang bisa membawa Detroit memaksakan perpanjangan waktu.
BACA JUGA:Â Tak Disangka! MU Masuk Kandidat Kuat Tim NBA Eropa, Ini Faktanya
Tidak hanya itu, kekuatan Pistons semakin kuat dalam sisi defensif saat Jalen Duren ikut menonjol dengan 16 rebound yang memperkuat kontrol Pistons di area bawah ring. Di awal laga, Pistons memulai permainan dengan meyakinkan.
Serangan agresif mereka di kuarter pertama menghasilkan keunggulan 30–24. Namun, Celtics bangkit pada kuarter kedua dengan tempo permainan yang lebih cepat dan efisien. Mereka membalikkan keadaan melalui torehan 33 poin, sehingga membuat pertandingan kembali berimbang memasuki jeda turun minum.
Selepas istirahat, kedua tim terus saling balas menyerang. Celtics tampil lebih stabil di kuarter ketiga dengan mencetak 29 poin, sedikit unggul atas Pistons yang menorehkan 25 poin. Ketegangan memuncak di kuarter terakhir ketika kedua tim sama-sama mengemas 31 poin. Namun, beberapa eksekusi akhir yang lebih baik dari kubu Boston serta kegagalan lemparan bebas Cade Cunningham membuat Celtics tetap memimpin hingga laga usai dan menutup pertandingan dengan skor 117-114.
Di sisi lain, kemenangan Celtics diinisiasi oleh Jaylen Brown yang memimpin dengan 33 poin dan 10 rebound, menjadi motor utama dalam menyerang. Derrick White menambah 27 poin serta beberapa aksi krusial di menit-menit akhir. Selain itu, Payton Pritchard turut menjadi penentu setelah berhasil mengeksekusi dua tembakan bebas di sisa 2,4 detik yang memastikan Celtics menjauh dari kejaran Pistons.
Maka dari itu, kekalahan yang diiringi laga sengit ini tidak hanya memberikan luka bagi Detroit Pistons yang sedang berada di performa apik musim ini, tetapi juga menutup tren positif 13 kemenangan beruntun mereka di musim reguler dan NBA Cup. Meski begitu, peluang untuk lolos ke babak gugur NBA Cup masih terbuka karena mereka akan menjalani laga penentu melawan Orlando Magic.










