Langkah Ustad Solmed tidak berhenti pada klarifikasi kata-kata saja. Merasa nama baiknya telah dicemarkan secara sistematis oleh akun-akun tertentu, ia pun mengambil langkah hukum dan personal yang cukup berani.
Ustad Solmed mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah nama akun yang secara aktif menyebarkan fitnah dan tuduhan tidak berdasar terhadapnya. Selain itu, Secara terbuka, beliau mengumumkan akan memberikan imbalan atau bayaran bagi siapa saja yang mampu membawa pemilik akun pemfitnah tersebut ke hadapannya. Langkah ini diambil bukan sekadar karena emosi, melainkan sebagai upaya memberikan efek jera agar platform media sosial tidak dijadikan alat untuk membunuh karakter seseorang dengan informasi palsu.
Kasus yang menimpa Ustad Solmed menjadi pengingat keras bagi pengguna internet tentang bahayanya digital mob mentality atau penghakiman massa secara digital. Salah satu huruf dalam inisial bisa berdampak fatal pada kehidupan seseorang jika disebarkan tanpa rasa tanggung jawab.
BACA JUGA: Baru Selesai Podcast Soal UU TNI, Aktivis KontraS Tiba-Tiba Disiram Air Keras di Jalan
Hingga saat ini, Ustad Solmed tetap pada pendiriannya untuk menempuh jalur hukum dan mencari keadilan atas fitnah keji yang dialaminya. Bagi beliau, menjaga kehormatan adalah bagian dari martabat yang harus diperjuangkan, apalagi menyangkut tudingan yang sangat sensitif.







