Selain kecanggihan teknologi, Masmidah juga menyoroti dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mencatat adanya korelasi kuat antara asupan nutrisi yang baik dengan gairah belajar siswa di kelas.
“Pelaksanaan IFP di sini sudah maksimal, ditambah dengan konsumsi MBG, anak-anak jadi makin semangat belajar,” tambahnya. Kombinasi perut kenyang dan fasilitas mumpuni ini diyakini menjadi formula tepat dalam menciptakan ekosistem belajar yang ideal.
Selain peninjauan pelaksanaan MBG dan penerapan IFP, melalui dharma wanita Kemendikdasmen Masmidah juga memberikan sejumlah bantuan pendidikan senilai Rp25 Juta dan perlengkapan penunjang pendidikan seperti buku dan tas kepada SDN Gandaria Utara 03 dan SMPN 240 Jakarta.
Menanggapi pemberian fasilitas digital serta bantuan dana Rp25 Juta dari pemerintah tersebut, pihak sekolah memastikan bahwa bantuan ini tidak akan menjadi pajangan semata. Kepala SDN Gandaria Utara 03, Unro Aljuhri, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif dan edukatif bagi para guru.
BACA JUGA: Terbongkar! 190 Kg Emas Ilegal Senilai Rp502 Miliar Diselundupkan via Pesawat Carter di Halim
“Para guru di sekolah kami telah menjalani rangkaian supervisi khusus demi penggunaan IFP yang lebih efektif dan efisien. Kami ingin memastikan setiap fitur dalam papan interaktif ini mampu diterjemahkan menjadi materi ajar yang menarik bagi siswa,” jelas Unro Aljuhri.






