Tito Karnavian Ingatkan Risiko Besar Jika Perpukadesi ‘Main Politik’

Waspadai Kepentingan Personal

Rambu ketiga yang menjadi perhatian adalah potensi penyusupan kepentingan pribadi dalam organisasi. Tito mengingatkan agar nama Perpukadesi tidak digunakan untuk kepentingan proyek tertentu.

Ia mengibaratkan, jika hal tersebut terjadi, visi dan misi organisasi bisa “layu sebelum berkembang”.

“Oleh karena itu saya mohon dengan segala hormat sebagai junior dan dalam kapasitas sebagai Mendagri, organisasi ini perlu menjaga marwah itu dan saling mengingatkan satu sama lain,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tito melihat Perpukadesi memiliki potensi besar dalam membantu pemerintah menangani berbagai isu strategis di daerah. Beberapa di antaranya terkait pelaksanaan Pilkada langsung, implementasi Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), hingga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, pengalaman para anggota Perpukadesi sebagai purnabakti kepala daerah menjadi aset penting yang tidak dimiliki banyak organisasi lain.

“Niat baik dari Perpukadesi untuk membuat perkumpulan ini, yang dipenuhi orang-orang yang memang sudah berpengalaman, jam terbang tinggi, ini akan memberikan nilai yang lebih organisasi ini,” tandasnya.

BACA JUGA: Pinjol Ilegal Kian Menggila, 951 Entitas Ditutup dalam 3 Bulan

Untuk diketahui, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Bibit Waluyo, Sutiyoso, dan Irianto Lambrie, serta jajaran pengurus Perpukadesi periode 2026–2031.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *