Upgrade Penerangan Canggih, Stadion Sultan Agung Siap Gelar Laga Malam

RUANGBICARA.co.id, Yogyakarta – Kalimat berbenah mungkin sekarang pantas disematkan kepada PSIM Yogyakarta untuk musim ini. Pasalnya, tim yang baru saja promosi naik ke Liga 1 kembali pada musim ini baru saja memberitahukan bahwa infrastruktur stadion mereka, yaitu Stadion Sultan Agung, Bantul, siap digunakan untuk digunakan pada malam hari ini.

Sebelumnya, stadion yang terletak di daerah Bantul ini memiliki penerangan yang sangat minim sehingga saat laga kandang PSIM Yogyakarta harus selalu dilaksanakan pada siang ataupun sore hari di musim ini.

BACA JUGA: Tragedi Kebakaran Terra Drone di Kemayoran: 22 Pegawai Tewas, Ledakan Baterai Diduga Jadi Pemicu

Penambahan infrastruktur seperti pencahayaan stadion ini juga menjadi demi mematuhi regulasi kompetisi Super League musim 2025/26 yang ketat. Sebagai informasi, operator ILeague menetapkan standar pencahayaan horizontal rata-rata sebesar 1.600 lux bagi setiap stadion yang menggelar pertandingan.

Manajemen PSIM Jogja bergerak cepat untuk memastikan infrastruktur SSA siap digunakan, terutama untuk menggelar laga pada malam hari. General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan pengerjaan berjalan lancar.

“Proses pengerjaan lampu di SSA sudah memasuki tahap finalisasi pembidikan arah cahaya (aiming) dan pengukuran di lapangan pada Sabtu (6/12) lalu,” ujar Steven (9/12).

Dengan sudah di tahap bagian akhir dalam melakukan peremajaan stadion dengan menambah fasilitas pencahayaan, saat ini manajemen tinggal menunggu data teknis mendetail sebelum melaporkannya kepada ILeague sebagai operator Super League 2025/26. Laporan ini akan menjadi bukti validasi kelayakan stadion.

“Kami sedang menunggu laporan komprehensif pekan ini. Setelah itu, kami akan melaporkan perkembangan ini secara resmi kepada ILeague,” tambahnya.

Selain itu, dalam pengerjaan penambahan pencahayaan Stadion Sultan Agung ini menurut ketua Panpel PSIM saat ini, yaitu Wendy Umar Seno Adji, juga menjelaskan akan ada penambahan cahaya lampu di 18 titik lampu di setiap tiangnya, dan total akan berjumlah 72 lampu baru yang dipasang di stadion kebanggaan tim Mataram Biru ini.

“Ada penggantian 18 titik lampu di setiap tiang. Jadi, total sekitar 72 lampu baru yang dipasang. Selain penggantian, lampu-lampu lainnya juga menjalani perawatan dan pembersihan. Pengukuran lux juga sudah dilakukan,” papar Wendy.

Dalam proyek ini, Panpel PSIM tidak bekerja sendirian. Mereka menggandeng tenaga ahli khusus untuk memastikan hasil pencahayaan benar-benar presisi dan sesuai regulasi.

“Kami menggunakan jasa konsultan dari ILeague dan mengikuti arahan mereka untuk memenuhi standar. Saat ini, kami tinggal menunggu laporan lengkap hasil pengukurannya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *