Selain itu, pengecekan akan terus berlanjut di wilayah kelurahan lain hingga akhir Ramadan guna memastikan seluruh takjil yang dijual aman dikonsumsi.
Selain melakukan pemeriksaan, Dinas Kesehatan juga aktif mengedukasi para pedagang agar memastikan makanan dan minuman yang mereka jual bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, metanil yellow, dan rhodamin B. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang mengenai pentingnya keamanan pangan.
“Kami juga terus mengedukasi pedagang untuk ikut memastikan makanan atau minuman yang dijual tidak mengandung formalin, boraks, metanil yellow, dan rhodamin B,” terangnya.
Dengan adanya pengawasan ketat dan edukasi yang dilakukan, Herwin berharap masyarakat dapat terbebas dari konsumsi makanan dan minuman yang berbahaya bagi kesehatan.
BACA JUGA: Mengapa IBEA 2025 Jadi Ajang Paling Dinanti Perusahaan? Ini Faktanya
“Sangat penting bagi kita untuk memastikan pangan aman dikonsumsi dan sehat,” tandasnya.








