RUANGBICARA.co.id, Jambi – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan program strategis nasional sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui hilirisasi sektor unggulan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema akselerasi produktivitas investasi dan hilirisasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
BACA JUGA: Tito Ultimatum Pemda, Data Huntap Wajib Rampung dalam Seminggu
Dalam arahannya, Bima menegaskan bahwa program strategis nasional tidak seharusnya dipandang sebagai beban oleh daerah. Sebaliknya, program tersebut harus dimanfaatkan secara optimal agar memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
“Program strategis nasional adalah pengungkit kemajuan di daerah, dengan catatan kepala daerah menjemput bola, mengawal, dan mengambil inisiatif,” ujar Bima.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini terus mendorong berbagai program prioritas lintas sektor, mulai dari layanan dasar hingga penguatan ekonomi. Menurutnya, program-program tersebut memiliki potensi besar menciptakan multiplier effect apabila dikelola secara optimal oleh Pemda.
Lebih lanjut, Bima juga mengingatkan pentingnya respons adaptif terhadap dinamika geopolitik global. Ia menilai kondisi global yang penuh ketidakpastian justru membuka peluang bagi daerah untuk melakukan transformasi ekonomi.
“Di sinilah kualitas leadership kepala daerah diuji, apakah mampu melihat peluang atau justru merasa terbebani,” tegasnya.
Dalam konteks tersebut, ia menekankan bahwa hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah. Salah satu potensi yang disorot adalah sektor perkebunan di Provinsi Jambi, khususnya komoditas kelapa yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Menurut Bima, penguatan hilirisasi tidak hanya akan meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperluas basis ekonomi lokal.
Ia pun berharap, dengan soliditas antar pemangku kepentingan dan optimalisasi potensi yang dimiliki, Provinsi Jambi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengimplementasikan program prioritas nasional sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi.












