Fokus Utama
Di sektor energi, proyek Carbon Capture and Storage (CCS) yang digarap Exxon menjadi salah satu agenda prioritas. Pemerintah berharap proyek ini segera berjalan karena berperan penting dalam mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
Selain itu, Airlangga menyoroti peresmian proyek kilang di Cilegon senilai USD4 miliar oleh Presiden Prabowo Subianto. Proyek tersebut dinilai sebagai tahap penting dalam penguatan hilirisasi dan kemandirian industri nasional.
Pemerintah juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan AS kini berada pada tahap akhir negosiasi sejumlah perjanjian ekonomi. Kesepakatan ini diharapkan dapat segera ditandatangani dalam waktu dekat.
“Di tengah ketidakpastian global, Indonesia masih bisa menjaga pertumbuhan ekonomi 5% pada kuartal ketiga. Dalam tujuh tahun terakhir, Indonesia konsisten tumbuh di level 5%,” ujar Airlangga.
Selain kerja sama komersial, pemerintah juga mendapat apresiasi terkait kemajuan program transformasi strategis Danantara. Inisiatif ini bertujuan mengubah model operasional BUMN menjadi bagian dari sovereign wealth fund. Pemerintah memproyeksikan transformasi Danantara sebagai game changer dalam mendorong ekonomi nasional.
BACA JUGA: Ketua Majelis Sidang KIP Heran, UGM Balas Surat Resmi Permohonan Ijazah Jokowi Tanpa Kop
Di sisi lain, pemerintah mempercepat proses aksesi keanggotaan OECD dengan meningkatkan komunikasi dengan Sekjen OECD serta negara anggotanya. Dengan adanya dukungan luas dan keselarasan kebijakan, Indonesia optimistis dapat resmi menjadi anggota pada 2027.











