RUANGBICARA.co.id – Nasib sial tengah menghampiri Real Madrid pada awal tahun 2026. Setelah kalah di Piala Super Spanyol usai ditekuk Barcelona dengan skor 3-2 pada babak final, ketidakberuntungan kembali menimpa skuad Los Blancos. Real Madrid resmi gugur dari ajang Copa del Rey musim ini setelah ditaklukkan Albacete Balompie, klub dari kasta kedua Liga Spanyol.
Dalam pertandingan yang digelar pada 15 Januari 2026 pukul 03.00 WIB, Real Madrid harus mengakui keunggulan Albacete dengan skor 3-2. Laga babak 16 besar Copa del Rey tersebut berlangsung di Estadio Carlos Belmonte. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi pelatih anyar Real Madrid, Alvaro Arbeloa, yang baru menangani tim sepeninggal Xabi Alonso.
BACA JUGA: Walau Terikat Red Bull, Jurgen Klopp Disebut Sulit Menolak Tawaran Real Madrid
Kekalahan memalukan dari tim Liga Segunda Division itu diakui Arbeloa sebagai hasil yang sangat mengecewakan. Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan waktu setempat, pelatih berusia 42 tahun tersebut menyebut hasil ini sebagai sebuah tamparan keras, terlebih karena menjadi laga perdananya bersama Real Madrid.
“Di klub ini, hasil imbang saja sudah cukup buruk, sebuah tragedi. Bayangkan kekalahan seperti ini. Ini menyakitkan dan saya yakin semua penggemar merasa sakit hati, terlebih lagi ketika kekalahan itu terjadi melawan tim dari divisi yang lebih rendah,” ungkap Arbeloa dengan kecewa (14/1).
Meski diliputi rasa penyesalan dan kekecewaan karena gagal mempersembahkan kemenangan di laga pertamanya sekaligus membuat Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey, Arbeloa mengaku melihat adanya peningkatan dalam pola permainan yang ia terapkan kepada anak asuhnya. Ia juga menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut.
“Mulai sekarang kita harus meningkatkan performa. Jika ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya, karena sayalah yang membuat keputusan mengenai susunan pemain, bagaimana kita ingin bermain, perubahan, dan lain sebagainya,” tegasnya.
Arbeloa menambahkan, dirinya akan berupaya mengembalikan mentalitas serta kondisi fisik para pemain yang menurun akibat kekalahan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya membangun kembali rasa percaya diri tim demi menghadapi pertandingan berikutnya dan segera meraih kemenangan.
“Saya berusaha membantu mereka bangkit kembali, baik secara fisik maupun mental, tentunya. Kita harus meningkatkan performa dan fokus pada pertandingan hari Sabtu mendatang,” tandasnya.










