GP Ansor Cibadak Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar, Begini Tujuannya

Sukabumi – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan dasar. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Minggu (17/09/2023) malam.

Membangun Benteng Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah

Kegiatan ini memiliki tema “Terbentuknya Benteng Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah Sebagai Penjaga Kedaulatan Bangsa dan NKRI”.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar semua peserta pelatihan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa amaliyah yang selalu dilakukan oleh para kiyai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU), khususnya di Kecamatan Cibadak, Sukabumi, sesuai dengan ajaran yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Kader GP Ansor Membantu Menjaga Agama, Bangsa, dan Tanah Air

Selain itu, para kader GP Ansor diharapkan dapat terasa oleh masyarakat sehingga kehadiran mereka menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menjaga serta mengabdi kepada agama, bangsa, dan tanah air Indonesia.

Peserta Pelatihan dan Pembukaan oleh Sekretaris Camat

Pelatihan Kader Dasar (PKD) Ansor Cibadak angkatan ke II Tahun 2023 diikuti oleh 38 peserta dari 7 desa dan 1 kelurahan, termasuk Kelurahan Cibadak, Desa Batu Nunggal, Desa Cihelang Tonggoh, Desa Karang Tengah, Desa Pamuruyan, Desa Warnajati, Desa Sekarwangi, dan Desa Tenjojaya. PKD ini dibuka oleh H. Ece Misbah S.Ip MS.i, yang mewakili Camat Cibadak Abdul Naafi AR, S.STP, MP.

Semangat Pelatihan dan Peran Kader GP Ansor

Sekcam Ece mengatakan bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk menjamin kelangsungan organisasi.

“Semakin tinggi jenjang kadernya atau tingkat pelatihannya maka semakin tinggi pula kemampuan dalam berjuang dan berkhidmat dalam organisasi. Saya berharap, peserta pelatihan bersungguh-sungguh dalam pelatihan ini agar dapat bermanfaat bagi diri, berkhidmat bagi organisasi dan mengabdi untuk bangsa,” jelas Ece dalam sambutannya, Minggu (17/9/2023).

Peran Kader Ansor: Terlihat, Terdengar, dan Terasa

Sementara, Gus Farhan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi mengemukakan bahwa menjadi kader Ansor berarti harus terlihat, terdengar, dan terasa.

Hal ini mencakup penggunaan atribut dan simbol-simbol organisasi, kehadiran di media sosial untuk mensyiarkan dakwah Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah, dan memberikan manfaat kepada masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Baca juga: PAC GP Ansor Jatiuwung Resmi Dilantik, Diminta Bergerak Ikhlas

Strategis dan Taktis: Pelatihan Kader Dasar

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Cibadak, Gus Asep Purnawan, menyatakan bahwa pelatihan kader dasar ini memiliki unsur strategis dan taktis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar