Graham Potter Akui Alasan Tak Menolak Jadi Pelatih Timnas Swedia: Banyak Pemain Berbakat

Banyak Pemain Fantastis

Usai resmi ditunjuk, Potter menyampaikan rasa senangnya melatih tim nasional Swedia. Dikutip dari The Guardian (20/10/2025), pelatih berusia 50 tahun itu mengaku tertarik karena Swedia memiliki banyak pemain berbakat yang tampil di liga top Eropa.

“Saya bahagia bisa mengambil tugas ini. Menurut saya, Swedia memiliki pemain-pemain fantastis yang tampil gemilang di liga-liga terbaik setiap minggunya. Tugas saya adalah menciptakan kondisi agar kami dapat tampil di level tertinggi dan membawa Swedia ke Piala Dunia musim panas mendatang,” ujar Potter.

Dengan gaya kepelatihan modern yang dikenal fleksibel dan progresif, Potter optimistis bisa membangkitkan semangat para pemain dalam waktu singkat.

Kehadiran Potter sekaligus menggantikan pelatih sebelumnya, Jon Dahl Tomasson, yang dipecat usai kekalahan Swedia dari Kosovo pada 14 Oktober 2025. Pelatih asal Denmark itu dianggap gagal karena tak mampu mengangkat performa tim hingga terpuruk di dasar klasemen.

Kini, Potter akan memimpin tim yang diisi pemain top seperti Viktor Gyokeres dan Alexander Isak untuk kembali ke jalur kemenangan.

Penunjukan Graham Potter menjadi langkah strategis dan berani dari Federasi Sepak Bola Swedia. Dalam waktu yang terbatas, Potter diharapkan mampu membangun kembali mental dan konsistensi permainan tim.

BACA JUGA: Gara-gara Ini Liverpool Kalah Lagi di Anfield

Dengan misi utama membawa Swedia ke Piala Dunia 2026, Potter menghadapi tantangan besar sekaligus peluang emas untuk membuktikan dirinya di kancah sepak bola internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *