Gubernur Jatim: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Kunci Keberhasilan Net Zero Emission 2060

Jakarta – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan swasta dalam mencapai target Net Zero Emission 2060, khususnya bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara Energy Transition Conference & Exhibition (ETCE) 2023 yang diselenggarakan oleh Dewan Energi Nasional (DEN) dan bekerja sama dengan Majalah Listrik Indonesia, Jumat (19/10/2023).

Khofifah memerintahkan jajaran Pemprov Jawa Timur untuk memaksimalkan pengolahan data energi dan pelaksanaan Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

“Kalau hanya mengandalkan APBD tentu tidak akan cukup. Perlu sinergitas antara pemerintah dan private sector. Dan jika itu terjadi maka ini akan jadi kekuatan yang luar biasa,” katanya.

Sejalan dengan pernyataan Khofifah, Provinsi Jawa Timur baru saja sukses mendapatkan gelar juara umum dalam Anugerah Dewan Energi Nasional (DEN) 2023.

Provinsi Jawa Timur berhasil meraih peringkat pertama pada empat kategori penghargaan yang dilombakan, yaitu kategori; Daerah yang Berhasil Mengoptimalkan dan Memanfaatan Potensi Energi Baru dan Terbarukan, Daerah yang Melakukan Implementasi Kebijakan dan Regulasi Turunan Perda RUED Provinsi, Daerah yang Memiliki Inovasi Terbaik dalam Pengembangan Energi Terbarukan, dan sebagai Daerah yang Paling Baik dalam Pengelolaan Data Energi.

Tidak hanya berhasil meraih juara umum, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori Daerah yang Berhasil Mendorong Transisi Energi. Selain itu, Provinsi Jawa Timur juga berhasil memperoleh penghargaan Booth Terbaik kategori pemerintah daerah.

Khofifah melihat prestasi tersebut sebagai dorongan bagi Provinsi Jatim untuk terus mendukung transisi energi menuju net zero emission di tahun 2060.

Baca juga: Wujudkan Transisi Energi, DEN Adakan ETCE 2023

“Mudah-mudahan apa yang kami peroleh yaitu apresiasi dari DEN pada Anugerah DEN 2023 akan jadi bagian dari pemacu semangat kami selanjutnya,” ujarnya.

Baru-baru ini, Khofifah baru saja meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 9,8 Mega Watt peak (MWp) di kawasan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Jadi pola sudah terbangun di antara korporasi di Jawa Timur. Kami berharap mereka berloma-lomba menuju kebaikan-kebaikan. Kita sudah harus bertahap meninggalkan energi berbasis fosil,” ujarnya.

Khofifah mengingatkan bahwa mencapai target Net Zero Emission 2060 adalah tugas besar dan tugas bersama yang memerlukan komitmen yang kuat.

“Ini harus dibangun komitmen yang kuat untuk bisa mewujudkan Net Zero Emission di tahun 2060. Dan itu harus terukur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *