Aksi Berujung Ricuh
Sebelumnya, ribuan warga dari berbagai kelompok di Kalimantan Timur menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan mengepung kantor Gubernur dan Gedung DPRD Kalimantan Timur pada Selasa siang. Aksi tersebut sempat diwarnai dorong-dorongan hingga bentrokan antara massa dan aparat keamanan.
Massa aksi yang terdiri dari lintas golongan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak DPRD untuk segera menyetujui tiga poin utama: melakukan audit terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi, menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
Dalam orasinya, demonstran juga menyoroti jumlah tenaga ahli gubernur yang dinilai terlalu banyak dengan honor tinggi. Mereka menilai penggunaan anggaran tersebut tidak mencerminkan kepentingan rakyat.
“Tolong ini didengar suara rakyat, karena yang digunakan itu dana rakyat dari hasil pajak,” ujar salah satu orator.
Selain itu, kebijakan Rudy Mas’ud turut menjadi sorotan. Massa menilai gubernur terlalu berhemat dalam program yang menyentuh masyarakat, namun dianggap royal untuk kepentingan pribadi seperti kendaraan dan fasilitas rumah dinas. Bahkan, desakan agar gubernur dilengserkan sempat menggema di tengah aksi.
Situasi memanas pada sore hari sekitar pukul 18.30 WITA ketika sebagian massa mulai melakukan pelemparan menggunakan botol air mineral, batu, hingga kayu ke arah aparat kepolisian. Bentrokan fisik pun tak terhindarkan.
Aparat kepolisian akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menyemprotkan water cannon guna membubarkan massa dan mengendalikan situasi yang semakin tidak kondusif. Ketegangan berlangsung hingga menjelang waktu magrib, dengan kawasan sekitar kantor gubernur berubah menjadi zona konflik.
BACA JUGA: Jaksa Agung Ungkap Banyak Kades Tak Paham Kelola Anggaran Dana Desa Miliaran Rupiah
Hingga berita ini diturunkan, situasi berangsur terkendali setelah aparat berhasil memukul mundur massa yang masih bertahan. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun kerusakan akibat insiden tersebut.






