RUANGBICARA.co.id – Perjalanan jauh lintas Pulau Jawa kini terasa berbeda sejak PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi meluncurkan Kereta Api Sangkuriang pada 1 Mei 2026. Kereta ini bukan sekadar moda transportasi, melainkan pengalaman perjalanan baru yang memadukan jarak tempuh panjang dengan kenyamanan kelas premium.
Berangkat dari Stasiun Bandung, KA Sangkuriang memulai perjalanannya menyusuri jalur selatan Jawa yang dikenal memiliki panorama alam memikat. Kereta ini perlahan meninggalkan hiruk-pikuk kota, melintasi Cipeundeuy, Tasikmalaya, Ciamis, hingga Banjar. Memasuki wilayah Jawa Tengah, perjalanan berlanjut ke Kroya dan Kutoarjo, sebelum tiba di Yogyakarta dan Solo Balapan—dua kota budaya yang menjadi titik penting dalam jalur ini.
BACA JUGA:Â Rebranding KA Argo Bromo Anggrek ke KA Anggrek Disebut Sarat Takhayul
Memasuki Jawa Timur, perjalanan semakin panjang namun tetap nyaman. Kereta berhenti di Madiun, Caruban, Kertosono, hingga Jombang dan Mojokerto. Dari sana, KA Sangkuriang melanjutkan perjalanan menuju Surabaya Gubeng, lalu bergerak ke Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, dan Probolinggo. Jalur ini terus berlanjut hingga wilayah timur Pulau Jawa, melewati Klakah, Jember, Kalibaru, Banyuwangi Kota, hingga akhirnya tiba di Stasiun Ketapang sebagai tujuan akhir.
Total perjalanan yang mencapai lebih dari 1.000 kilometer ini memakan waktu sekitar 16 hingga 17 jam. Namun menariknya, waktu yang panjang tersebut justru terasa singkat berkat fasilitas yang ditawarkan, terutama pada kelas Compartment Suites.











