Stasiun Yogyakarta Terpadat
Feni menjelaskan, stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi adalah Stasiun Yogyakarta dengan total 39.589 penumpang. Setelah itu disusul Stasiun Lempuyangan dengan 17.105 penumpang, Stasiun Solo Balapan sebanyak 12.555 penumpang, dan Stasiun Klaten dengan 3.527 penumpang. Sementara sisanya tersebar di stasiun lain di wilayah Daop 6.
Menurut Feni, puncak arus keberangkatan terjadi pada Minggu, 18 Agustus 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 24.640 orang. Sedangkan puncak arus kedatangan tertinggi tercatat pada Jumat, 15 Agustus 2025, dengan jumlah 22.648 penumpang.
“Masyarakat memanfaatkan libur panjang tidak hanya untuk mudik atau berlibur ke kampung halaman, tetapi juga untuk perjalanan wisata ke wilayah Daop 6 seperti Yogyakarta, Solo, dan Klaten. Hal ini memperkuat posisi kota-kota tersebut sebagai destinasi unggulan nasional, dan KAI siap mendukung konektivitasnya,” terang Feni.
Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 6 mengoperasikan total 29 perjalanan KAJJ selama libur panjang. Rinciannya, 25 KA reguler, 2 KA fakultatif yang beroperasi setiap akhir pekan, serta 2 KA tambahan.
Feni menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian pada momen longweekend kali ini. KAI Daop 6 terus berinovasi agar perjalanan tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman bertransportasi masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Direksi Baru KAI Diminta Pisahkan Urusan Sarana dan Prasarana, Ini Alasannya
Dengan tren pergerakan penumpang yang terus meningkat, KAI Daop 6 berkomitmen menjaga kualitas layanan. Selain itu, pihaknya juga memastikan seluruh operasional berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan harapan pelanggan.











