“Capaian ini diharapkan meningkatkan reputasi Indonesia, penerimaan devisa, dan dampak pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Maqin, Senin (30/12/2024).
Delapan program PKE tersebut meliputi:
- Mendukung ekspor ke Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa Timur, dan Amerika Latin.
- Industri farmasi dan alat kesehatan.
- Trade finance.
- Usaha kecil menengah.
- Alat transportasi.
- Industri penerbangan.
- Destinasi pariwisata super prioritas.
- Pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Sebagai pelaksana PKE, LPEI bertugas mendorong industri strategis Indonesia agar mampu bersaing di pasar internasional.
Pencapaiannya meliputi ekspor pesawat PT Dirgantara Indonesia (PTDI) ke Filipina, Nepal, dan Senegal. Juga, ekspor gerbong buatan INKA ke Bangladesh dan Selandia Baru, serta vaksin Bio Farma ke lebih dari 160 negara.
PKE turut membuka pasar baru di kawasan non-tradisional, seperti Afrika. Contohnya adalah ekspor semen, dukungan proyek kontraktor di Aljazair, dan jasa riset geoteknikal ke Kongo.
BACA JUGA: Ekspor Nonmigas Meningkat, Ini Jenis dan Negaranya!
Terakhir, Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Kementerian Keuangan, Heri Setiawan, menyebut PKE berhasil di sektor strategis.
“Kami berharap PKE terus meningkatkan daya saing produk Indonesia dan membuka peluang ekspor lebih luas,” ujar Heri.










