BACA JUGA: Saat Bencana Melanda Sumatra, Donasi Hytera Jadi Penopang Komunikasi Tim BNPB
Namun, di sisi lain, pendukung Pandji menilai langkah tersebut sebagai bentuk pembungkaman ekspresi dan seni. Mereka berargumen bahwa dalam demokrasi, pejabat publik merupakan objek kritik yang sah, termasuk melalui satir.












