Di tingkat pangkalan, dilakukan pengujian langsung terhadap berat tabung LPG untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan. Hasilnya, seluruh tabung yang diperiksa dinyatakan memenuhi ketentuan, baik dari sisi berat maupun harga jual.
“Bukan hanya stok yang aman, tetapi keandalan distribusinya juga terjaga. Dari sisi keselamatan juga telah kami pastikan sesuai standar,” tambah Laode.
Sementara itu, Eko Ricky Susanto menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran distribusi LPG hingga ke tingkat pangkalan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan LPG, khususnya tabung 3 kilogram.
“Distribusi LPG kami pastikan merata hingga ke pangkalan, sehingga masyarakat dapat memperoleh LPG dengan mudah. Komitmen ini tidak hanya berlaku di Jakarta atau Pulau Jawa, tetapi juga di seluruh Indonesia,” jelas Eko.
BACA JUGA: 1.776 Pendatang Baru Masuk Jakarta Pasca Lebaran 2026
Melalui pengawasan intensif ini, pemerintah dan Pertamina berharap distribusi LPG bersubsidi dapat terus berjalan optimal, tepat sasaran, serta memenuhi aspek keselamatan dan kualitas bagi masyarakat luas.












