Titik balik besar datang pada tahun 2012 ketika Barcelona kembali merekrutnya. Di bawah panji Blaugrana, Alba berkembang menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia. Kecepatannya, naluri menyerang yang tajam, serta kolaborasinya dengan Lionel Messi membuatnya menjadi bagian penting tim selama lebih dari satu dekade.
Bersama Barcelona, ia meraih sederet trofi bergengsi seperti La Liga, Copa del Rey, Liga Champions UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Namanya pun semakin melekat dalam sejarah klub sebagai simbol loyalitas dan dedikasi tinggi.
Babak Baru
Pada pertengahan 2023, Jordi Alba mengakhiri masa keemasannya di Barcelona dan bergabung dengan Inter Miami di Amerika Serikat. Ia kembali satu tim dengan sahabat lamanya, Lionel Messi dan Sergio Busquets. Meskipun bermain di liga berbeda, performanya tetap gemilang. Alba turut membantu Inter Miami meraih gelar Leagues Cup 2023 dan Supporters’ Shield 2024.
Tak hanya bersinar di level klub, Alba juga berkontribusi besar untuk timnas Spanyol. Ia mencatat 93 penampilan internasional dan ikut mengantarkan Spanyol menjuarai EURO 2012 serta UEFA Nations League 2022/2023. Penampilannya di Piala Dunia juga menjadi bagian penting dalam sejarah tim Matador.
Selama kariernya, Jordi Alba telah memainkan lebih dari 700 pertandingan profesional. Ia dikenal bukan hanya karena kehebatannya di lapangan, tetapi juga profesionalismenya di luar lapangan. Pensiunnya Alba menandai berakhirnya era emas Barcelona yang pernah mendominasi dunia sepak bola.
BACA JUGA:Â Kemenangan Inter Miami atas Club Nexaca Harus Dibayar Mahal dengan Cederanya Lionel Messi
Nama Jordi Alba akan selalu dikenang sebagai simbol perjuangan, loyalitas, dan dedikasi tanpa batas bagi sepak bola.










