RUANGBICARA.co.id – Insiden panas mewarnai laga Real Zaragoza kontra SD Huesca dalam ajang Segunda División pada 26 April 2026. Kiper Zaragoza, Esteban Andrada, mendadak menjadi pusat perhatian setelah menerima kartu merah di penghujung pertandingan.
Alih-alih langsung meninggalkan lapangan, Andrada justru menghampiri bek lawan, Jorge Pulido, dan melayangkan pukulan ke arah wajahnya. Aksi tersebut memicu keributan di lapangan dan membuat suasana pertandingan memanas. Momen ini pun dengan cepat viral di media sosial dan menuai beragam reaksi dari publik.
BACA JUGA:Â LeBron Gagal Selamatkan Lakers, Rockets Tampil Brutal di Game 4
Peristiwa bermula ketika Andrada terlibat kontak dengan Pulido di dalam pertandingan. Wasit kemudian mengganjarnya dengan kartu merah. Namun, situasi justru memburuk ketika sang kiper tidak menerima keputusan tersebut.
Sesaat setelah diusir dari lapangan, Andrada berlari menghampiri Pulido dan melakukan tindakan agresif berupa pukulan. Insiden ini langsung mengundang protes dari pemain kedua tim dan memicu ketegangan yang sulit dikendalikan.
Akibat kejadian tersebut, Andrada diperkirakan akan menghadapi sanksi tambahan dari otoritas liga. Sementara itu, insiden ini kembali menyorot kompetisi kasta kedua Spanyol dengan cara yang kurang positif.
Siapa Esteban Andrada?
Esteban Maximiliano Andrada lahir pada 26 Januari 1991 di San MartÃn, Mendoza, Argentina. Ia dikenal sebagai penjaga gawang bertubuh tinggi dengan postur mencapai 1,93 meter.
Saat ini, Andrada memperkuat Real Zaragoza sebagai pemain pinjaman dari klub Meksiko, CF Monterrey. Ia mengenakan nomor punggung 1 dan menjadi salah satu kiper berpengalaman di skuadnya.
Karier profesional Andrada dimulai bersama Club Atlético Lanús pada 2012. Ia sempat dipinjamkan ke Arsenal de Sarandà sebelum kembali bersinar bersama Lanús.
Namanya semakin dikenal saat bergabung dengan Boca Juniors pada 2018. Bersama klub raksasa Argentina tersebut, Andrada mencatatkan berbagai penampilan penting di kompetisi domestik maupun internasional.
Pada 2021, ia hijrah ke Monterrey dan menjadi salah satu pilar utama tim. Hingga akhirnya, pada 2025, ia dipinjamkan ke Zaragoza untuk menambah pengalaman di kompetisi Eropa.
Di level internasional, Andrada pernah membela tim muda Argentina di berbagai ajang, termasuk Toulon Tournament 2009, Kejuaraan Amerika Selatan U-20 2011, dan Piala Dunia U-20 2011.
Ia menjalani debut bersama tim senior Argentina national football team pada 26 Maret 2019 dalam laga uji coba melawan Maroko. Bahkan, ia sempat masuk dalam skuad Copa América 2019 pilihan pelatih Lionel Scaloni, sebelum akhirnya mundur karena cedera lutut dan digantikan oleh Juan Musso.








