RUANGBICARA.co.id, Jakarta – Desainer sekaligus presenter ternama, Ivan Gunawan, telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2025. Kabar bahagia ini ia sampaikan langsung melalui unggahan di media sosial pribadinya.
Menariknya, dalam unggahan tersebut, Ivan tampil dengan kepala plontos—tanda bahwa dirinya telah menjalani prosesi tahalul, yaitu mencukur rambut sebagai bagian akhir dari ibadah haji. Proses ini juga menjadi simbol bahwa seorang jemaah telah keluar dari kondisi ihram.
BACA JUGA: Trik Viral Simpan Daging Kurban Ala Ibu-Ibu, Cuma Butuh 5 Menit dengan 5 Langkah Mudah Ini
Selain itu, penampilan baru Ivan pun langsung mencuri perhatian warganet. Rambut rapi yang selama ini menjadi ciri khasnya kini sudah tidak tampak. Sebagai gantinya, kepala botaknya justru membuat Ivan terlihat lebih segar, bersih, dan penuh ketenangan.
Namun, kepergian Ivan Gunawan ke Tanah Suci menyisakan pertanyaan. Pasalnya, pemerintah Arab Saudi telah menutup penerbitan visa haji Furoda untuk tahun 2025. Padahal, banyak selebritas dan tokoh publik diketahui biasa menggunakan jalur Furoda agar bisa menunaikan ibadah haji tanpa antre lama.
Sementara itu, informasi penutupan visa Furoda ini dikonfirmasi oleh DPP AMP HURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia). Ketua Umum DPP AMP HURI, Firman M. Nur, menyebutkan bahwa visa ditutup per 27 Mei 2025 setelah adanya koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah di Makkah serta Kantor Urusan Haji di Jeddah.
Tak hanya itu, Kementerian Agama Republik Indonesia juga menegaskan bahwa seluruh visa haji, baik reguler, khusus, maupun mujamalah, telah resmi ditutup oleh pemerintah Arab Saudi sejak 26 Mei 2025 pukul 13.50 waktu setempat.
“Saya sudah mendapat konfirmasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bahwa proses visa ditutup per 26 Mei 2025,” ujar Hilman Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, dikutip dari Tribun.
Jalur yang Dipakai
Meski begitu, fakta bahwa Ivan Gunawan tetap bisa berangkat haji menunjukkan bahwa ia kemungkinan besar telah mengurus visa sebelum penutupan resmi dilakukan. Dengan demikian, tidak ada pelanggaran yang dilakukan.
Sebagai informasi, ada beberapa jalur haji yang bisa digunakan, antara lain:









