Usia 26 Tahun, PT ANI Perkuat Arah Bisnis MRO Lewat Hanggar Baru

RUANGBICARA.co.id, Tangerang – PT Aero Nusantara Indonesia (PT ANI) kian memantapkan langkahnya sebagai pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di industri penerbangan nasional, khususnya wilayah Indonesia bagian barat. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian hanggar baru yang berlokasi di Hanggar Aero (Hanggar I), Kawasan Bandar Udara Budiarto, Curug, Tangerang, Selasa (27/1/2026).

Momentum peresmian hanggar ini bertepatan dengan usia PT ANI yang telah menginjak 26 tahun. CEO PT ANI, Otto Sigit Budianto, menyampaikan bahwa perjalanan panjang perusahaan menjadi refleksi atas proses pembelajaran, pencapaian, sekaligus pijakan untuk menatap masa depan dengan visi yang lebih kuat.

“Perjalanan 26 tahun ini mengajarkan kami untuk belajar dari masa lalu, berfokus pada tantangan saat ini, dan membangun arah yang jelas untuk masa depan. Semangat tersebut kami rangkum dalam tema ‘ANI: Ketika Itu, Kini, dan Esok’,” ujar Otto dalam keterangan resmi yang diterima Ruang Bicara, Sabtu (31/1/2026).

BACA JUGA: Resmi Jalin Kerja sama, PT AAP Bakal Manfaatkan Lahan Bandara Budiarto untuk Bangun Ini

Otto juga mengungkapkan bahwa PT ANI telah memperoleh fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) dari Bea Cukai Wilayah Banten di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan. Fasilitas ini memberikan manfaat fiskal berupa penangguhan bea masuk dan pajak impor atas sparepart serta komponen pesawat.

Menurutnya, keberadaan PLB merupakan investasi strategis jangka panjang yang akan memperkuat keandalan operasional perusahaan sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok industri penerbangan nasional.

Sementara itu, Direktur PT ANI, Adelina Yossi Elmira, menegaskan bahwa perusahaan akan terus berperan sebagai penggerak utama pengembangan kawasan Budiarto melalui layanan MRO. Saat ini, PT ANI telah mengoperasikan tiga unit hanggar yang menjadi modal strategis dalam memperkuat posisinya sebagai pusat layanan MRO di Indonesia bagian barat.

“Keberadaan tiga hanggar ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam pengembangan kawasan aeropolis di Bandara Budiarto, Curug. Infrastruktur yang kami miliki memiliki kapasitas memadai untuk menangani berbagai jenis perawatan pesawat secara simultan dan efisien,” jelas Adelina.

Lebih lanjut, Adelina menyampaikan bahwa PT ANI terus memperkuat kapabilitasnya melalui peningkatan standar keselamatan dan kualitas, pemenuhan sertifikasi nasional maupun internasional, serta penguatan kerja sama strategis. Seluruh proses tersebut didukung dengan optimalisasi sistem berbasis digital guna meningkatkan keandalan layanan dan efisiensi waktu pengerjaan.

“Kami fokus pada transformasi berkelanjutan agar ANI menjadi MRO yang lebih kompetitif, adaptif, dan berorientasi pasar. Penguatan kepemimpinan dan strategi jangka panjang menjadi bagian dari fase pertumbuhan berikutnya,” tambahnya.

Syukuran peresmian hanggar baru PT ANI sendiri diketahui, turut dihadiri oleh para mitra kerja dan mitra usaha, perwakilan Kementerian Perhubungan, Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, pengelola Bandar Udara Budiarto, PPI Curug, perwakilan Kementerian Pertahanan, serta Kantor Unit Pelayanan Bea Cukai Wilayah Banten. Acara ini juga dihadiri unsur pejabat pemerintahan setempat dan Kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *