“Joe memahami lebih baik dari siapa pun pentingnya pemilihan ini – bagaimana semua yang telah dia perjuangkan sepanjang hidupnya, dan semua yang diwakili Partai Demokrat, akan terancam jika kita membiarkan Donald Trump kembali ke Gedung Putih dan memberikan kendali Kongres kepada Partai Republik,” ungkap Obama.
Obama juga menyoroti bahwa Joe tidak pernah mundur dari pertarungan.
“Keputusannya untuk melepas tongkat estafet kepada calon baru pasti merupakan salah satu yang paling sulit dalam hidupnya,” kata Obama.
Namun, dia yakin bahwa Biden tidak akan membuat keputusan ini kecuali dia yakin itu yang terbaik untuk Amerika.
“Ini adalah bukti cinta Joe Biden kepada negaranya – dan contoh sejarah dari pelayan publik sejati yang sekali lagi menempatkan kepentingan rakyat Amerika di atas kepentingannya sendiri yang patut diikuti oleh generasi pemimpin masa depan,” tambahnya.
Harapan untuk Masa Depan
Obama yakin bahwa para pemimpin partai akan mampu menciptakan proses dari mana calon unggul akan muncul.
“Saya percaya visi Joe Biden tentang Amerika yang murah hati, makmur, dan bersatu yang memberikan kesempatan bagi semua orang akan ditampilkan sepenuhnya di Konvensi Demokrat pada bulan Agustus,” kata Obama.
Dia juga berharap bahwa setiap orang siap membawa pesan harapan dan kemajuan itu ke depan hingga November dan seterusnya.
BACA JUGA: Joe Biden Mundur, Kamala Harris Berpeluang Maju di Pilpres AS 2024
“Untuk saat ini, Michelle dan saya hanya ingin menyampaikan cinta dan terima kasih kami kepada Joe dan Jill atas kepemimpinan mereka yang berani dan penuh keberanian selama masa-masa sulit ini – dan atas komitmen mereka terhadap cita-cita kebebasan dan kesetaraan yang menjadi dasar negara ini,” tutup Obama.












