“Bulog itu belum turun, biasanya seminggu sekali. Beras komersil juga naik, kemarin 13.200, 13.300 perkilogramnya. Semoga kedepannya bisa segera turun, karena naiknya harga sangat memberatkan kami pedagang maupun pembeli,” harap Anwar.
Sementara itu, Yumiarsih, seorang pembeli, menyatakan bahwa kenaikan harga beras sangat memberatkan masyarakat karena beras merupakan kebutuhan sehari-hari. Ia berharap agar harga beras bisa stabil dan tidak terus menerus naik.
“Kalo bisa harganya jangan sampai naik, bisa stabil ya harganya. Kalo terus menerus naik, kami sangat keberatan ya, karena beras ini kebutuhan,” ungkap Yumiarsih.
Perlu diketahui, harga beras di Pasar Rangkasbitung sempat mengalami fluktuasi pada tahun 2023, dan pada awal tahun 2024, harga beras kembali meroket di Pasar Rangkasbitung.










