Kenali Gejala Cacar Monyet dan Pencegahannya

Apa Itu Cacar Monyet?

Cacar Monyet, atau lebih dikenal dengan nama Monkeypox (Mpox), adalah suatu infeksi virus yang dapat menimbulkan bintil bernanah pada kulit. Penyakit ini dapat menular dari satu individu ke individu lainnya, tetapi biasanya bersumber dari hewan pengerat dan primata yang terinfeksi seperti tikus, monyet, atau tupai.

Gejala Cacar Monyet

Cacar Monyet memiliki gejala yang mirip dengan cacar biasa, meskipun cenderung lebih ringan. Biasanya, gejala muncul dalam rentang waktu 6 hingga 13 hari setelah terpapar virus Mpox, walaupun bisa terjadi antara 5 hingga 21 hari. Gejala awal Cacar Monyet meliputi:

  1. Demam seringkali menjadi gejala pertama yang muncul;
  2. Rasa sakit di kepala;
  3. Gejala nyeri pada otot dan punggung;
  4. Kelelahan atau Rasa lelah yang berlebihan;
  5. Menggigil Gemetar tubuh;
  6. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening atau dikenal sebagai limfadenopati.

Setelah gejala demam, ruam kulit biasanya akan muncul dalam waktu 1 hingga 3 hari. Ruam ini bisa timbul di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah, tangan, kaki, mulut, alat kelamin, mata (termasuk konjungtiva dan kornea). Ruam ini dapat muncul sebelum atau setelah demam dan biasanya disertai gejala yang mirip dengan flu.

Ruam yang terkait dengan Mpox mengalami perkembangan dalam urutan berikut:

  1. Makula: Bintik datar yang berubah warna;
  2. Papula: Bintik yang sedikit menonjol;
  3. Vesikel: Bintik berisi cairan bening;
  4. Pustula: Bintik berisi cairan kekuningan;
  5. Keropeng: Keropeng yang terbentuk;
  6. Pengelupasan: Setelah keropeng mengering, ruam akan mengelupas.

Gejala Cacar Monyet ini biasanya berlangsung selama 2 hingga 4 minggu dan dapat sembuh tanpa perlu pengobatan khusus.

Pencegahan dan Pengobatan

Cacar Monyet dapat dicegah melalui vaksinasi. Vaksin yang digunakan untuk cacar juga dapat memberikan perlindungan terhadap Cacar Monyet. Vaksin ini umumnya direkomendasikan untuk individu yang telah terpapar virus Mpox atau berisiko tinggi terkena penyakit ini.

Baca juga: Manfaat Kesehatan Daun Salam, Simak Informasi Berikut Ini

Individu yang memiliki risiko tinggi terpapar Mpox meliputi:

  1. Individu yang telah melakukan kontak dekat dengan penderita Mpox;
  2. Individu yang telah berhubungan seks dalam dua minggu terakhir dengan penderita Mpox;
  3. Individu yang terlibat dalam hubungan seksual di tempat-tempat seperti klub, pemandian, atau tempat komersial lainnya dalam enam bulan terakhir;
  4. Individu yang berpartisipasi dalam acara atau lokasi di mana Mpox menyebar;
  5. Pasangan seks dari individu yang berada dalam salah satu situasi di atas.

Individu dengan risiko harus divaksinasi sebelum terpapar atau segera setelah terpapar virus Mpox.

Selain vaksinasi, ada tindakan pencegahan lain yang dapat dilakukan untuk menghindari penyebaran Mpox:

  • Hindari kontak dengan hewan yang terinfeksi, terutama jika hewan tersebut sakit atau mati;
  • Pastikan memasak makanan yang mengandung daging hewani secara menyeluruh untuk membunuh virus;
  • Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air;
  • Hindari kontak dengan individu yang mungkin terinfeksi;
  • Praktikkan seks yang aman dengan menggunakan kondom;
  • Gunakan masker saat berada di sekitar orang lain;
  • Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh;
  • Gunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat individu yang terinfeksi virus Cacar Monyet.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang gejala dan tindakan pencegahan ini, kita dapat membantu melindungi diri dari cacar monyet. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan profesional medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar