Pada segmen non-subsidi, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 1,3 juta unit rumah dengan nilai Rp218,57 triliun. Terdiri dari KPR non-subsidi konvensional sebanyak 1,18 juta unit senilai Rp191,46 triliun serta KPR non-subsidi syariah 125.410 unit dengan nilai Rp27,1 triliun.
Selain pembiayaan pembelian rumah, BTN juga menyalurkan Kredit Agunan Rumah (KAR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR) sebanyak 262.876 unit dengan total nilai Rp35,5 triliun.
Nixon menilai capaian tersebut memperkuat posisi BTN sebagai salah satu motor utama pembiayaan perumahan nasional, khususnya dalam memperluas kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
BACA JUGA: BTN Jakarta Internasional Marathon Berdampak Positif Bagi Ekonomi Jakarta
“Capaian ini semakin menegaskan peran BTN dalam mendukung kepemilikan hunian bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.












