Lantas apakah tanpa adanya para bintang itu, pertandingan antara Argentina vs Indonesia menjadi tak menarik? Tidak juga. Pasalnya Lionel Scaloni sang arsitek Tim Putih-Biru Langit itu masih memiliki pemain-pemain top yang dibawanya ke Indonesia. Sebut saja misalnya: Emiliano Martinez (Aston Villa), Nicolas Tagliafico (Lyon), Marcus Acuna (Sevilla), Leandro Paredes (Juventus), Rodrigo De Paul (Atletico Madrid), Enzo Fernandez (Chesea, dan Julian Alvarez (Manchester City). Mereka semua adalah pahlawan Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022 lalu di Qatar. Pastinya mereka semua akan menghibur penggemar sepakbola di Tanah Air lewat skill dan performanya.
Selanjutnya, apakah Asnawi cs akan berpeluang mengalahkan tim yang sudah menjadi juara dunia sebanyak tiga kali ini? Janganlah terlalu berharap. Sebab jika dianalisis dari semua lini, jelas Timnas Indonesia kalah jauh dari Argentina yang saat ini berada di puncak peringkat FIFA. Meski hanya bertajuk friendly match, tentunya asuhan Scaloni tak ingin dipermalukan oleh Skuad Garuda yang berada di peringkat 149 dunia. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin, bisa menahan imbang saja bagi Indonesia adalah hasil terhormat yang bisa digapai Timnas Garuda pada duel yang akan dimulai pukul 19.30 malam ini.
Jika Scaloni menanggapi santai pertandingan ini, tapi tidak dengan pelatih Timnas Garuda, Shin Tae Yong, menatap serius laga persahabatan ini. Pasalnya duel ini akan dijadikan modal kuat bagi Skuad Garuda untuk berlaga di Piala Asia 2023. Bahkan kemarin, pelatih Garuda asal Korea Selatan itu menggelar latihan secara tertutup. Entah apa yang akan dibuat oleh STY pada laga nanti.
Fans sepakbola Indonesia sejati tentunya berharap pertandingan nanti malam tak hanya menghibur, tapi juga memberikan pembelajaran berharga sekaligus uji nyali bagi Skuad Garuda untuk bisa naik kelas. Namun tetap saja, Argentina tanpa sang ikonnya, Lionel Messi, euforia pecandu sepakbola Indonesia atas kehadiran Timnas Argentina serasa kurang nampol. Karena Argentina tanpa Messi sesungguhnya Argentina sedang berbasa-basi saja dan akhirnya No Messi, No Party.







3 komentar