Jakarta – Pemerintah terus berupaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui penguatan ekonomi desa. Salah satu jurus andalan yang diusung adalah percepatan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan.
Pada kesempatan itu, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih hadir sebagai wadah gotong royong masyarakat desa dalam membangun ekonomi lokal.
Menurutnya, keberadaan koperasi ini sangat penting untuk mengangkat potensi desa dan memperkuat perekonomian rakyat secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Â Kemenkop dan Apkasi Dorong 80.000 Koperasi Desa, Siap Diluncurkan Juli 2025
Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan bahwa program ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia optimistis bahwa koperasi ini akan menjadi milik masyarakat desa itu sendiri dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa.
“Lewat koperasi tersebut diharapkan perekonomian dan potensi masyarakat desa bisa terangkat,” ujar Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas di Graha Mandiri, Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menambahkan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih harus dijalankan secara optimal. Ia menekankan pentingnya konsolidasi ke desa-desa agar pembentukan koperasi berjalan sesuai arahan Presiden.
Tidak hanya itu, Budi juga menyebutkan bahwa Kementerian Desa akan bertugas melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 80.000 Kopdes Merah Putih yang akan dibentuk. Ia menargetkan seluruh koperasi tersebut dapat terbentuk paling lambat pada akhir Juni 2025.
“Kopdes Merah Putih ini adalah wujud dari daya tahan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian dan guncangan global. Ketahanan pangan kita harus kuat,” tegasnya.










