RUANGBICARA.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (16/4/2026) di zona merah tipis. Indeks terkoreksi 2,20 poin atau 0,03% ke level 7.621,38, setelah sempat bergerak fluktuatif di rentang 7.575,52 hingga 7.705,03 sepanjang sesi.
Pelemahan tipis ini terjadi di tengah dinamika sentimen global, terutama terkait harapan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan dari Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, yang menyebut pembicaraan berjalan produktif, sempat memberi angin segar bagi pasar. Namun, ketidakpastian lanjutan terkait realisasi kesepakatan masih membuat investor cenderung menahan aksi.
BACA JUGA:Â IHSG Melonjak Nyaris 2%, Sentimen Damai Perang AS-Iran Picu Reli Pasar Saham
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga memunculkan optimisme melalui rencana dialog langsung antara Israel dan Lebanon. Meski membawa harapan stabilitas geopolitik, pelaku pasar tetap bersikap hati-hati menunggu kepastian hasil negosiasi tersebut.
Secara keseluruhan, pergerakan saham sebenarnya didominasi tren positif. Sebanyak 356 saham menguat, melampaui 318 saham yang melemah, sementara 147 saham stagnan. Ini mencerminkan bahwa tekanan terhadap IHSG lebih bersifat terbatas, bukan pelemahan yang masif.
Dari sisi sektoral, enam sektor berhasil mencatatkan kinerja positif. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 3,36%, diikuti kesehatan 2,37%, teknologi 1,45%, industrial 0,95%, barang konsumen primer 0,13%, dan keuangan 0,11%. Sebaliknya, tekanan datang dari sektor infrastruktur yang turun 0,60%, bahan baku 0,39%, properti 0,35%, barang konsumen non-primer 0,22%, serta energi yang melemah tipis 0,07%.










