3. Kapasitas Penyimpanan Terbatas
Model dasar MacBook Neo hadir dengan penyimpanan 256 GB, dan opsi 512 GB hanya naik 100 USD.
Tidak ada opsi upgrade lebih besar, sehingga pengguna yang membutuhkan banyak ruang data harus pintar mengatur file atau menggunakan penyimpanan eksternal.
4. Konektivitas Minimal
MacBook Neo hanya dibekali dua port USB-C, dan sayangnya tidak memiliki slot headphone atau mic save seperti pada MacBook Air dan Pro.
Bagi pengguna yang membutuhkan banyak port atau aksesori tambahan, ini bisa menjadi kendala.
5. Target Pasar Terbatas
Dengan desain warna-warni seperti lime, blush, sitrus, dan indigo, MacBook Neo lebih menyasar pelajar dan mahasiswa yang mengutamakan komputer harian dan tampilan menarik.
Untuk profesional atau pengguna yang butuh performa tinggi, MacBook Neo mungkin kurang sesuai dibanding MacBook Air atau Pro dengan RAM 16 GB dan chipset M5.
Meski demikian, MacBook Neo adalah pilihan menarik bagi mereka yang ingin MacBook pertama dengan harga terjangkau, terutama pelajar dan pengguna kasual. Namun, bagi profesional atau pengguna yang mengandalkan kinerja tinggi dan kapasitas besar, kekurangan RAM, multi-core performance, dan keterbatasan konektivitas menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.
BACA JUGA:Â Sudah Update iOS 26.2? Ini 10 Fitur Baru iPhone yang Wajib Dicoba
Apple dijadwalkan mulai mengirim MacBook Neo pada 11 Maret 2026, jadi bagi Anda yang tertarik, pastikan menimbang kelebihan dan kekurangan sebelum membeli.












