RUANGBICARA.co.id – Jelang laga terakhir matchday ke-8 Liga Champions musim ini yang akan digelar pada 29 Januari 2026 pukul 03.00 WIB, sejumlah tim tengah mempersiapkan diri demi hasil terbaik untuk menembus babak knockout playoff atau sekadar mengamankan posisi 16 besar. Salah satunya adalah wakil La Liga, Real Madrid.
Pada laga pamungkas yang akan berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, skuad Los Blancos akan bertandang menghadapi tuan rumah Benfica. Real Madrid datang dengan kesiapan mental dan fisik yang kuat, membawa satu misi utama: mengamankan posisi nyaman di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
BACA JUGA: Pulang Kampung ke Eredivisie, Maarten Paes Resmi Pilih Ajax hingga 2029
Dalam sesi konferensi pers pada 27 Januari 2026, pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengungkapkan optimismenya sekaligus kekhawatirannya jelang laga tersebut. Meski Madrid memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan, Arbeloa menilai pertandingan ini sebagai salah satu laga tersulit yang akan dihadapi timnya.
“Saya tidak mengharapkan hal lain dari Benfica, yang juga bermain di depan para penggemar mereka sendiri di stadion mereka sendiri. Pertandingan ini sangat sulit,” ungkap Arbeloa.
Fokus Amankan Posisi Delapan Besar
Meski Real Madrid telah dipastikan lolos ke babak 16 besar, Arbeloa menegaskan bahwa pertandingan ini tetap krusial. Menurutnya, Madrid harus mengamankan posisi delapan besar agar mendapatkan keuntungan di fase selanjutnya.
Ia juga menegaskan tidak akan memandang remeh Benfica yang kini diperkuat banyak pemain muda berbakat di bawah arahan pelatih berpengalaman Jose Mourinho.
“Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami ingin berada di delapan besar dan kami perlu mendapatkan tiga poin besok melawan tim yang sangat besar. Sekalipun mereka datang dengan tim berisikan pemain muda, mereka memiliki pemimpin terbaik sepanjang masa di tim mereka,” tambahnya.










