Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah akan mulai melakukan pengurangan signifikan bagi kelompok berpendapatan tinggi.
“Untuk kelompok yang sangat kaya, misalnya desil 8, 9, 10, subsidi akan dikurangi secara signifikan. Jika perlu, dana tersebut akan dialihkan ke desil 1, 2, 3, 4 yang lebih miskin,” tegasnya.
Selain perbaikan regulasi, pemerintah juga mencatat adanya berbagai kendala teknis di lapangan. Menurut Purbaya, desain subsidi yang selama ini digunakan masih menyimpan sejumlah kelemahan yang membuat data penerima tidak akurat. “Kita analisa dan kita lihat-lihat, ternyata ada beberapa kendala dalam penyaluran subsidi. Desain subsidinya juga ada yang bermasalah,” jelasnya.
BACA JUGA: Spotify Wrapped 2025 Resmi Dirilis, Ini Cara Bagikan Tren Musikmu ke Media Sosial
Dengan rencana reformasi subsidi ini, pemerintah menargetkan terciptanya sistem penyaluran yang lebih adil, berbasis data, serta adaptif terhadap dinamika sosial ekonomi masyarakat. Reformasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran dan mengurangi kebocoran anggaran yang selama ini terjadi.












